THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Selasa, 2009 Januari 20

Baby Kimi pernah sakit ... (0 - 7 Bln)

Satu. Batuk berdahak, Umur 4 Bulan, Gejala : Terlihat tambah kuyu, susah mimik ASI. Obat dari Dokter Anaknya : Triaminic (Pilek) 3x0,2cc, Mucos Ambroxol Hcl (Batuk) 3x0,3cc, Supramox Amoxycilin (antibiotik) 3x1cc. Sembuh dalam 1 minggu. Ada pelajaran berharga yg bisa kuambil dr ini, jangan ke dokter itu lg!!! Aku menyesal setelah baca2 di internet sebaiknya klo cuma batuk jangan dikasih antibiotik dulu. Antibiotik itu kan membunuh semua bakteri jahat dan bakteri baik, mematikan sistem imun juga, mangkanya ketika anak sakit gak boleh vaksin dulu karena percuma. Apalagi Kimi kan baru 4 bulan udah maen antibiotik aja, huhu..

Dua. Sariawan disertai demam, Umur 7 bulan kurang 10 hari. Gejala : Rewel bgt ketika diberi makan, tapi masih kenceng nenen ASInya (lega), lemas, pengennya bobo, ada bintik2 putih di gusinya dan sekitarnya merah (udah seneng kirain mau tumbuh gigi), setelah bintik putih (sepertinya jamur) menghilang malah panas dengan temperatur naik turun sampai 38,5 derajat Celcius. Penanganan : tidak kubawa ke dsa, hanya diberi minum air putih yang banyak setelah makan lalu dipeluk dan diberi baju yg tipis dan cuma dipakein popok aja supaya panasnya lari ke udara, lalu dipeluk badannya tanpa baju supaya suhu tubuhnya menyamakan dengan suhu tubuh mommynya. Dalam sehari, suhu tubuh kembali normal ke 37,2 derajat Celcius, Thanks God! Eeeeh ternyata besok2nya panasnya menjadi lagi akhirnya ke dsa, dikasi Tempra penurun panas dan (hiks) antibiotik Stercaf (again?). Karena aku horror ama yg namanya antibiotik, maka aku memutuskan untuk tidak menebus antibiotiknya. Karena itu, hanya kuberi Tempra saja. Memang awal2 panasnya turun dan kepalanya berkeringat, duh senang bgt ketika melihat keringatnya, sungguh berharga sebuah keringat yang keluar saat2 anak panas, karena itu berarti suhu tubuhnya kembali normal, tapi tak lama kemudian ia kembali panas. Akhirnya aku memutuskan untuk menebus antibiotiknya. Setelah diminumkan ke anak, reaksi yang terjadi memang cukup menggembirakan, panasnya sudah turun dan Kimi kembali ceria lagi, hip hip horray! Tapi...besoknya sungguh mengerikan, apa aja yang dimakan atau diminum Kimi termasuk asi dimuntahkan semuanya. Kimi mulai lemas, matanya hanya berkedip2 pelan sekali, gerakannya melemah, tidur terus, mungkin orang lain yang melihatnya menganggap biasa yah, tapi aku kalutnya bukan main. I love him so.. Kutelpon dsa katanya antibiotik jangan diteruskan. Maka kuhentikanlah antibiotik. Bukannya makin baik, kulit Kimi malah muncul bentol2 merah, tetep muntah, tetep lemas. Uuuh panik! akhirnya kami berakhir di UGD, Kimi diopname, aduh badan semungil itu ditusuk oleh jarum infus, manalagi ketika suster salah menusuk, kemudian ditusuknya lagi tangan sebelahnya, darah meleber ditangan Kimi yang sedang menjerit2, aku tak mau melihatnya, hanya daddynya yang menenangkan Kimi saat itu. Kimi diopname selama 3 malam, kata dokter Kimi terkena virus sejenis campak. Oh Kimi, kasian anakku.. Mommy mau berhenti kerja, mau mengurus sendiri dirimu, jangan sakit lagi ya nak..

Kamis, 2008 Oktober 30

Stop Plastic Bag

Ada satu hal yang bikin saya gelisah ketika sedang berjalan-jalan diluar rumah, apalagi ketika saya mengantri di line kasir di suatu pusat perbelanjaan. Sering berdenyut hati dan kepala saya ketika melihat seorang pembeli yang baru saja menyudahi acara belanjanya dan begitu tiba di kasir, takjub saya melihat belanjaannya yang begitu banyak dibungkus oleh belasan kantong plastik !

Prilaku konsumen yang selalu ingin barang belanjaannya dibungkus dengan kantong plastik membuat saya tak habis pikir, apalagi misalnya si pembeli hanya membeli sekotak balsem kecil di warung depan rumahnya, tapi dibungkus oleh satu kantong plastik. Padahal ia bisa membawanya tanpa kantong plastik itu! Ini bukan masalah 'lha wong gratis kok kantong plastiknya dari penjualnya' atau 'lha kan yang ngasih kantong plastik si penjualnya', bukan masalah itu ! Mental penjual kan memang seperti itu 'ingin memberikan yang terbaik bagi konsumennya', masa ada penjual yang mengatakan 'maaf bu, gak usah pake kantong plastik yaa', bisa2 dia dikatakan penjual yang pelit ! Nah, sebagai pembelilah yang harus bijak untuk mengatakan 'Barang saya tidak perlu dibungkus, saya saja yang membawanya sendiri'. Itu baru pembeli yang berwawasan lingkungan, pembeli paling cool !
Coba ubahlah prilaku demikian sedikit demi sedikit, apalagi jika saat membeli barang di warung kita sedang membawa tas, masukkan saja barang yang sudah kita beli di tas kita, TIDAK PERLU DIBUNGKUS LAGI OLEH KANTONG PLASTIK ! karena tumpukan kantong plastiklah yang membuat TPA kita menumpuk ! Kantong plastik tidak dapat didaur ulang kembali sehingga pemulung tidak akan memungutnya sehingga yang ada hanya menumpuk saja di TPA !!! bayangkan kalau kantong-kantong plastik itu terbakar oleh sengatan matahari, gas sisa pembakaran yang dinamakan gas dioksin akan membuat sel-sel kanker pada manusia yang menghirupnya !!! jadi alangkah mulianya anda semua jika mulai hari ini belanja di supermarket (Hero, Carrefour, Hypermart, dll), departemen store (SOGO, Metro, Centro, dll), ataupun warung sebisa mungkin hindari jasa pembungkusan dengan kantong plastik ! mungkin banyak diantara anda semua yang masih dapat menggunakan kantong plastik dari toko untuk sebagai kantong sampah dirumah, hmm..mungkin pemikiran ini masih rasional, tetapi bagaimana dengan kantong-kantong plastik kecil (biasanya yang dari warung, yang berwarna hitam) ? kantong plastik semacam itu tidak akan anda perlukan kembali dirumah anda dan kantong plastik semacam itu hanya akan anda buang saja ! percuma ! kita memang gratis mendapatkan jasa pembungkusan itu, tapi bukan itu masalahnya ! jika anda berpikir panjang, plastik itu nantinya akan membahayakan sesama kita. Karena itu bawalah sendiri tas belanja anda agar tak perlu lagi menerima kantong plastik dari si penjual.

Nah, untuk kantong plastik dari supermarket, kita malah sering diberi kemudahan untuk membawa belanjaan kita ke kendaraan di parkiran, yaitu kita diijinkan membawa kereta dorong belanjaan kita sampai dimulut bagasi mobil kita. Nah, ini akan me’lancar’kan maksud mulia kita untuk tidak perlu membungkus belanjaan dengan kantong plastik lagi kan ? kita tinggal memindahkan belanjaan kita itu ke bagasi mobil (untuk barang yang ukuran besar seperti sapu, ember, dll tidak perlu plastik lagi bukan?). Kalau memang belanjaannya banyak sekali, yah pakailah kantong belanja anda sendiri.

Saya salut banget melihat salah satu pusat perbelanjaan dari Prancis, Carrefour, yang menjual plastic bag 'ramah lingkungan'.

Pembeli yang tidak mengerti, ia akan berpikir 'loh katanya ramah lingkungan kok menggunakan plastik juga', nah itu pemikiran yang salah ! Carrefour menjual plastic bag ramah lingkungan itu bermaksud pembeli selalu menggunakan plastik tsb tiap berbelanja di carrefour, maksudnya adalah plastic bag ini harus senantiasa dibawa oleh pembeli untuk setiap kali belanja ke carrefour, karena itu bergaransi 6 bulan, jika tas rusak bisa diganti. Jika tidak ingin yang berbahan plastik, Carrefour juga menjual tas belanja yang berbahan kain yang kuat (seperti gbr diatas), walaupun memang lebih mahal tapi itung2 itu investasi kita untuk lingkungan yang lebih baik !

Saya juga salut banget dengan The Body Shop, siapa yang tak kenal toko itu? Semua wanita pasti tahu TBS memiliki produk kecantikan yang sangat worth it.
Tak hanya itu, Anita Roddick, pendiri TBS, salah satu 40 inspiring woman di dunia dan salah satu dari lima wanita terkaya di Inggris sejak awal ia mendirikan The Body Shop tahun 1976, Anita mulai mengenalkan penggunaan bahan bahan alami dari tumbuhan yang dia racik sendiri di toko kecilnya di Inggris. Dia menolak menggunakan bahan bahan hasil farmasi untuk meminimalkan dampak lingkungan dari penggunaan bahan bahan tersebut. Belum lagi aksinya sebagai pelapor againts animal testing yang menolak percobaan produk pada binatang binatang. Belum berhenti di situ, ia juga menggunakan paper bag untuk membungkus belanjaan si pembeli produk TBS.
TBS sangat membuat saya tak berhenti berlangganan produknya karena slogan lingkungannya. Saya benar2 dibuatnya terpesona sekaligus terhenyak. Ketika saya berbelanja di TBS membeli banyak barang, lalu sampai di kasir, saya membawa plastic bag sendiri sehingga saya menolak si kasir membungkus belanjaan saya dengan paper bagnya, saya berpikir pasti kasirnya mengira saya orang aneh karena tidak mau kantong belanja TBS, padahal kan sudah paper bag. Ternyata kasir TBS berkata dengan wajah sumringah 'Terimakasih mbak sudah membawa kantong belanja sendiri yang berarti mbak telah barupaya menyelamatkan lingkungan', WOW !! Sejak saat itu saya berjanji dalam hati, saya akan terus berlangganan produk TBS !
Benar2 deh, padahal kalau saya ditempat perbelanjaan lain, pasti saya dipermalukan dengan wajah sang kasir yang melirik aneh dengan prilaku saya yang tidak mau dibungkus belanjaannya, tapi TBS tidak ! I love you TBS !

Coba sekarang saya tanya...
MAUKAH ANDA BERUBAH SEKARANG JUGA !!!!!????

Berubah Demi Sampah

Hari ini aku ingin sekali mengajak anda melihat sampah yang baru saja anda buang. Pernahkah anda berpikir bahwa sampah yang anda buang itu akan menimbulkan akibat apa?

Semua warga Bandung, pasti sudah mengetahui akan adanya longsor sampah di TPA Leuwi Gajah Februari 2006 lalu yang mengakibatkan ratusan jiwa melayang, lalu diikuti lagi longsornya sampah di TPS Lembang yang melukai segelintir orang, dan tidak hanya berhenti sampai disitu !! masih ada lagi bencana lain, tentunya yang masih hangat diingatan kita, longsor (lagi-lagi) sampah di TPA Bantar Gebang di Bekasi yang membuat 3 nyawa pemulung melayang !! aduhh...coba kita renungkan hal ini saudara-saudaraku..!! Mari ! mulai detik ini, JANGAN PERNAH MENGANGGAP REMEH SAMPAH LAGI. Jangan anggap ketiga berita longsor tadi hanya sebagai angin lalu, jangan..jangan !! kita HARUS MALU dengan negara-negara lain. Di Singapura contohnya, lahan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) malah dijadikan hutan kota, sampah yang masuk ke TPA langsung diolah secara sanitary landfill dimana sampah diurug/ditimbun tanah tetapi didalamnya sudah tersedia pipa berpori untuk menyalurkan air lindinya agar tidak mencemari air tanah untuk selanjutnya diolah lagi sehingga aman dibuang ke air, dan untuk gas yang terjadi juga disalurkan ke pipa lain dan dimanfaatkan untuk membangkitkan turbin pada generator listrik. Jangan terpana dulu, masih ada lagi yang mereka manfaatkan, selanjutnya sampah tadi dilapis lagi oleh tanah, lalu dipermukaan tanah itu ditanami berbagai jenis pohon dengan rumput hijau membentang. Coba bayangkan itu !! di Singapura, anak-anak kecil bisa berlari-lari dan bermain diatas lahan sampah yang sudah di’sulap’ menjadi lahan hijau dipenuhi pepohonan, dan orang dewasa bisa bermain golf sambil menghirup udara segar di lahan TPA. Coba renungkan itu saudara-saudaraku...


Sedih hati ini melihat Bandung, lihat deh gambar diatas (gbr.atas : Sanitary Landfill di Nevada, gbr.bawah : TPS Bandung, Indonesia). Boro-boro bermain di TPA, boro-boro menghirup udara segar di TPA, lha wong dari jarak 100 meter saja nyawa orang bisa melayang terkena longsornya ! ditambah lagi penolakan2 masyarakat kalau lahannnya dijadikan TPA, belum lagi dengan bau sampah yang bikin orang muntah, belum lagi air lindi sampah yang dapat mencemari air tanah yang nantinya air itu akan kita gunakan sebagai air minum, belum lagi...ahh banyak kalau mau dibeberkan satu per satu masalah sampah di Indonesia.

Sekarang bagaimana dan apa yang harus kita lakukan??? Artikel ini bukan hanya untuk membuat kepala menggeleng-geleng seakan ’baru tahu’ kalau ternyata keadaan sampah di Bandung ini miris sekali. Artikel ini juga tidak ingin dibaca untuk dibuang. Artikel ini ingin agar SETIAP ORANG yang membacanya BERUBAH 100 % !!!

Sekarang PERUBAHAN apa yang artikel ini inginkan dari anda semua?

Begini, anda sudah paham istilah ’pemilahan’?? itu lho, yang memisah-misahkan sampah sesuai jenisnya, misal pembantu di rumah atau siapa saja yang bertugas membuang dan menyiapkan kembali kantong sampah dirumah, MULAI SEKARANG siapkan 3 KANTONG SAMPAH atau tempat sampah, JANGAN cuma satu, tapi TIGA. Kantong pertama untuk menampung sampah organik/sampah basah (contohnya : sampah sayur-sayuran, makanan basi, daun-daun kering, tissue, bangkai hewan, korek kuping bekas dipakai, dan lain-lain), lalu kantong ke dua untuk menampung sampah anorganik/sampah kering (contohnya : sampah jenis kertas misalnya kardus bekas, kotak-kotak susu (seperti kotak susu indomilk, kotak susu bubuk, kotak makanan seperti kotak donat, kotak pembungkus nasi padang, pokoknya yang berbentuk karton-karton pembungkus atau dupleks), lalu jenis-jenis plastik misal botol sampo kita, wadah kosmetik (cream wajah, dll), plastik pembungkus baju kalau baru beli, botol air mineral (botol aqua, botol green tea dan segala jenis botol lainnya), gelas mineral (aqua gelas, fruitang, dan segala macem jenis gelas), gantungan baju yang pecah, bekas pembersih lantai (botol vixal, dan sebagainya), bekas pulpen, tempat kaset, sandal karet bekas, sepatu bekas, pokoknya segala macam jenis plastik, dan juga segala macam botol-botol jenis kaca/pecah belah seperti botol sirup, botol pecah, gelas pecah, botol minuman seperti botol vitamin C, dll.

Sekarang apa kantong sampah yang ketiga? Kantong ini berguna untuk menampung sampah-sampah yang mengandung bahan berbahaya dan beracun misalnya batu baterai dan kaleng bekas penyemprot nyamuk. Nah, kalau untuk sampah berbahaya ini sebisa mungkin kita tumpuk saja dirumah kita, jangan dibuang. Karena Indonesia sendiri sulit untuk mengolahnya, berbeda jika kita di luar negeri, tiap orang yang membeli batu baterai yang baru diwajibkan membawa batu baterai yang lama/bekas, jadi seperti barter begitu, jadi di luar negeri jangan harap bisa mendapat batu baterai baru kalau lupa membawa batu baterai yang lama.

Bagaimana saudara-saudaraku ?? apa lagi yang kurang jelas? Oh, mungkin anda bertanya-tanya lantas kenapa saya harus memisah-misahkan sampah tadi? Apa perlunya, toh nanti akan saya buang juga ke tong sampah dan akan sampe juga ke TPA?......wah, jangan pesimis begitu saudaraku, anda tahu ’pemulung’? anda pernah kan melihat mereka? Nah, mereka adalah salah satu penyelamat kita dari ’hantu sampah’.

....Tunggu dulu....,sebelum berdongeng tentang pemulung, saya ingin membagi anda ke dalam dua kelompok prilaku perubahan yang harus anda lakukan. Anda nantinya boleh bebas memilih prilaku mana yang HARUS anda lakukan diantara dua prilaku yang akan saya tawarkan ini. Artikel ini tidak akan mempersulit anda kok! Pilih saja !

Saya akan mengkategorikan anda ke kelompok pertama, jika anda melakukan :

1. SELALU SETIAP HARI SIAPKAN 3 KANTONG SAMPAH/ TEMPAT ANDA BIASA BUANG SAMPAH (seperti penjelasan awal tadi).
2. Jika anda sudah siap membuangnya, IKAT RAPI & KENCANG KANTONG YANG BERISI SAMPAH TADI, lalu buang.

Nah kita sambung lagi ke pemulung tadi...inilah yang akan terjadi setelah anda melakukan kedua hal diatas.....

Ketika anda telah membuang ketiga kantong sampah tadi ke tong sampah, pemulung akan dan pasti datang setiap hari untuk mengambil sampah-sampah yang dia anggap masih dapat didaurulang, nah jika anda sudah membuangnya secara terpilah2 seperti itu, maka mereka langsung dengan sigap membawa kantong sampah yang kedua tadi (sampah kering/sampah anorganik) tanpa bekas. Jadi yang tertinggal di tong sampah anda hanya kantong pertama dan kantong ketiga (tetapi diharapkan sekali lagi sebisa mungkin anda TIDAK MEMBUANG kantong sampah ke tiga, sebisa mungkin anda bungkus rapi saja dan letakkan saja di gudang anda, karena sampah-sampah dari kantong ketiga itu mengandung zat-zat kimia berbahaya!! Zat-zat ini yang akan membuat bayi-bayi yang lahir di Indonesia banyak yang cacat dsb, mengerikan). Selain mengurangi sampah yang timbul, anda juga itung-itung membantu orang miskin (yaitu pemulung tadi), karena anda sudah membantu dengan memudahkan mereka untuk bekerja. Amal anda bertambah.

Coba bandingkan perbedaannya, andaikan jika anda tadi mencampur ketiga jenis sampah tersebut dan membuangnya begitu saja seperti yang biasanya anda lakukan, inilah yang akan terjadi ....

Sampah kertas akan tercampur dengan sampah sayuran, kertas menjadi basah terkena sayuran, ketika pemulung datang melongok tong sampah anda, ia mulai membuka kantong tersebut, karena bingung mana yang mau dia ambil, ia mengorek-orek sampah anda, ia mengintip sampah kertas anda tadi dan ketika tangannya sudah gatal untuk mengambilnya, eehh... sayangnya ia lihat sampah kertasnya udah nge’leyot’ dan bau sayur basi tadi, sang pemulung jadi ogah mengambil kertas tadi dan ia meninggalkan begitu saja kantong sampah anda dalam keadaan compang camping karena dikorek-korek tadi. Sampah kertas anda yang tadinya udah ’bersorak riang’ karena hampir aja terpilih menjadi primadona bagi pengusaha daur ulang kertas bekas, ....sekarang....hanya bisa tertunduk layu karena fisiknya yang rusak dan buruk rupa....si sampah kertas ini hanya tinggal menunggu bapak tukang sampah mengambil dan membawanya untuk dikubur bareng2 sama ’kawan-kawan’nya dari jenis sampah2 lain yang sama buruk rupa seperti dirinya...duh, sedih bgt nasib sampah-sampah tercampur ini.....

......dan..... JANGAN ANGGAP REMEH sepotong kertas yang terkena sampah basah tadi, misal sampah kertas yang anda buang setiap harinya seberat 60 gram, yang mungkin anda anggap gak ada apa-apanya itu, TAPIIIII.... jika semua orang diBandung ini membuang sampah kertas 60 gram itu, dan dengan jumlah penduduk Bandung 2,5 juta jiwa, maka jumlah timbulan sampah kertas yang akan lari ke TPA adalah sebesar 150 ton/hari !!! aduh,, itu tuh baru kertas doank, belum lagi ditambah sampah plastik, sampah logam, dan sampah-sampah lainnya ! oiya, jadi melantur...lanjut lagi ke kelompok kedua..

Nah, ini dia nih kelompok orang-orang yang layak dapat penghargaan. Anda akan masuk kategori ini jika anda melakukan :

1. SELALU SETIAP HARI SIAPKAN 3 KANTONG SAMPAH/ TEMPAT ANDA BIASA BUANG SAMPAH (seperti penjelasan awal tadi).
2. Jika anda sudah siap membuangnya, IKAT RAPI & KENCANG KANTONG YANG BERISI SAMPAH TADI.
3. TETAPI ANDA HANYA AKAN MEMBUANG KANTONG SAMPAH PERTAMA (sampah organik/basah) SAJA.
4. ANDA SIMPAN KANTONG SAMPAH PERTAMA (sampah anorganik) DAN KANTONG SAMPAH KE TIGA TADI, Kantong sampah ketiga disimpan saja digudang.
5. SEDANGKAN UNTUK KANTONG PERTAMA, ANDA BAGI LAGI BERDASARKAN JENISNYA (PLASTIK DAN KERTAS).
6. JADI SEKARANG ANDA PUNYA DUA JENIS SAMPAH KERING YANG TERPISAH YAITU KERTAS DAN PLASTIK.

Setelah itu, dibagi lagi kelompok kedua ini menjadi dua kelompok lagi :

1. Kelompok orang yang suka bisnis, suka mendapat imbalan

Jika anda ingin mendulang uang dari sampah anda sendiri, bagus ! anda akan mengumpulkan dengan rajin dan sabar sampah kertas dan plastik tersebut, lalu jika dirasa cukup berat, anda langsung menjualnya ke lapak atau bandar kertas. Anda bisa dapat UANG dari SAMPAH !

2. Kelompok orang yang dermawan dan sukarela

Anda akan termasuk kelompok ini jika anda benar-benar meniatkan hati mengumpulkan dengan rajin sampah-sampah kertas dan plastik anda ini, lalu secara penuh sukarela, anda TIDAK PERLU MALU untuk membawa sampah-sampah ini di bagasi mobil anda, lalu ketika ada pemulung atau tukang loak yang anda temui di jalan, anda stop mobil anda, lalu secara sukarela anda beri sampah-sampah di bagasi mobil anda itu kepada mereka. mereka pun (tukang loak & pemulung itu seperti dapat ’uang kaget’ dari anda !!). coba bayangkan anda BERAMAL dengan memberi SAMPAH !! Tidak ada ruginya kan kita ??????

Lalu kenapa tidak mulai sekarang saudara-saudaraku ?? beramal tidak hanya melalui pemberian uang kan???

Sabtu, 2008 April 19

Tabungan? ah biasa.. Investasi? luar biasa!

Hallo blog...

Hari ini aku pengen ngomongin masalah investasi...huhu..lagi tergila-gila dengan masalah yang satu ini :)
Kita pasti pada umumnya memiliki tabungan bukan? ya iyalah! aku dulu orang yang males bgt ama nabung, bayangin aja umur 22 aku gak punya tabungan sama sekali di bank, aku cuma punya tabungan ayam2an dirumah, hehe...isinya pun cuma recehan yang berhasil aku kumpulkan dari umur 10 tahun, eits..tapi ampe sekarang belon pernah kubuka2 loh, kali aja kalo kubuka isinya udah jutaan, huahaha..gak mungkin banget secara aku nabung waktu kecil Rp.25 an.
Sekarang, apalagi sejak kerja n merit, aku mulai kebayang pentingnya tabungan. Tapi sekarang ini, pengertianku meningkat, tabungan & deposito menurutku hal yang lumrah dimiliki semua orang. Tapii..aku sudah mulai menganggap ada hal yg jauh lebih penting dari sekedar tabungan...Investasi! Bedanya investasi ama deposito itu, kalo Deposito paling cuma dapet bunga maks.8%/bln, tapi Investasi bisa menghasilkan sekitar 20%/bln.
Investasi bisa apa aja, kalau dari sudut mataku, emas adalah investasi terbaik masa ini!
bayangkan saja waktu aku baru merit Mei 2007, harga emas Rp190rb/gram. Lihatlah harga emas terutama bulan Maret 2008 lalu, sudah mencapai titik tertinggi Rp.300rb/gram!! Bayangkan kalau saja kita membeli emas 200 gram saat Mei 2007 (200gr x 190rb = 38jt), dan misal kita jual lagi emas tsb di Bulan Maret 2008 (200gr x 300rb = 60jt), maka sudah mereguk untung Rp.22jt!! Gila bukan? belum setahun tapi sudah bisa mendapat return hampir 50%...huuuu...ngilerrr. Padahal gak perlu mengeluarkan keringat, hanya beli dan jual, udah itu aja, kita cuma duduk manis memperhatikan harga emas setiap harinya lewat internet, website yang biasa aku pantau melihat perkembangan harga emas : www.goldprice.com. Disitus itu tinggal masuk ke 'goldprice in gram' trus lihat grafik yang untuk IDR (harga dalam rupiah).
Ada lagi investasi yang berbau asuransi, jadi kita kaya nabung gitu tiap bulannya, tetapi jiwa kita tercover (apabila meninggal dunia nanti, anak kita or our couple akan mendapatkan jumlah rupiah yang bohay dah), ini jauuuh lebih baik dari tabungan. Mangkanya, kemarin2 sempet ada yang menawarkan asuransi Prudential, suamiku langsung ikutan, aku dukung juga, hehe..
Jaman sekarang hidup sudah susah, harga barang akan semakin naik kedepannya, bunga deposito tidak akan mampu mengikuti kenaikan harga barang lagi... mangkanya Investasi akan sangat berguna.
Oiya tips nih, kalau mau investasi emas, gampang kok! tinggal dateng ke toko emas (aku lebih seneng dateng ke toko emas di Dalem Kaum Bandung, enakeun, biar bisa sekalian berburu DVD bajakan, haha..). trus kita tinggal ngomong beli mo berapa gram emas (tapii..kalo bisa beli emas batangan!). mengapa harus emas batangan? karena kalau beli emas perhiasan (misal: kalung, cincin, dsb) akan ada ongkos pembuatannya dan nanti jika kita akan menjual emas tsb, ongkos buatnya gak akan dihargain ama si toko, toko hanya akan membeli emas anda dengan harga per gramnya saja, jadi mending emas batangan, lebih untung ketika dijual kembali.
trus..abis beli emas, kita bayar, pulang deh. Nah, gak enaknya investasi emas adalah pusing nyimpennya, biasalah masalah safety. Nah, trus setelah itu, kita tinggal menunggu tenang-tenang saja dirumah, sambil juga mengamati harga emas setiap harinya. Ketika harga emas melambung, baru deh kita ke toko tadi lagi sambil membawa emas kita tadi untuk dijual kembali, oiya jangan lupa bawa sertifikat emas dari toko tadi yah (dikasi kok ama tokonya pas beli emas). Gampang kan? So, what do u waiting for?

Jumat, 2008 Februari 29

My habit rite now

Sekarang ini aku sedang menulis blog sambil ngedengerin classic music untuk bayiku :)

Katanya majalah-majalah sih kalau musik klasik itu baik untuk perkembangan otak bayi. Jadi yaa..kucoba saja tak salah toh? Pembuktian benar tidaknya musik klasik itu nanti ketika anakku mulai berumur dua tahun lebih, kalau anak ini nantinya cepat menguasai gerakan-gerakan motoriknya yaa berarti musik klasik memang baik dan anda-anda para wanita memang harus mencobanya nanti ketika dirahimmu ditumbuhi makhluk kecil titipan Tuhan itu.
Tetapi kebiasaan mendengarkan musik klasik ini paling sering kulakukan ketika weekend tiba, itupun kalau aku dan keluargaku (red : suamiku, adik iparku, pembantuku) tidak mudik ke Bandung, dimana orangtuaku, adik-adik, dan keluarga suamiku berada.
Kesibukan kerjalah yang membuatku tidak terlalu sering mendengarkan musik klasik ini. Tapi aku juga punya kebiasaan, kalau masih in the mood sebelum tidur malam, kunyalakan saja tape yang memperdengarkan musik klasik. Jadi sambil menuju ke alam mimpi, musik klasik tetap mengalun dan kuharap sampai ke telinga bayiku. Perlu diketahui, aku ini sebenarnya tipe orang yang kalau tidur gak bisa mendengar musik karena, jadinya aku malah mendengarkan musik itu, bukan tidur. Musik yang kusuka justru akan mengganggu jika kudengarkan sebelum tidur. Tetapi, anehnya untuk musik klasik, hal itu tidak berlaku padaku ! Entah kenapa, justru semakin aku terhanyut dalam alunan nada-nadanya, makin aku terhanyut ke alam mimpi yang indah dan nyaman... Mungkin inilah yang disebut oleh majalah yang kubaca '...classic music dapat merilekskan nerves dalam otak kita...'
Aku memang terobsesi kalau nanti anakku kelak akan menjadi orang yang cerdas, dalam arti dia pandai segalanya, apapun yang diajarkan padanya, dia cepat mengerti. Yaa... gak seperti Einstein bangetlah, minimal banget seperti Ayahnya saja, jangan seperti aku, hehe.
Karena itulah, selain mendengarkan musik klasik, aku juga rajin minum susu untuk pregnant mother. Dulu pas awal aku hamil, aku tidak tahu kalau waktu itu aku hamil. Huh, kalau mengingat awal-awal aku tahu bahwa aku hamil itu, keadaannya pas sedih banget. Waktu itu aku lagi ditinggal suami. Suami lagi pergi dinas ke negara orang, aku ditinggal. Semasa ditinggal, aku rajin melamar kerja, hingga panggilan-panggilan wawancara kulakoni saja sendiri di Jakarta yang 'sumpek' ini. I don't know why, kalau Jakarta ini sering membuatku merasa tersiksa. Apalagi kalau lagi naik transportasi umumnya, lalu aku memandangi wajah-wajah orang yang lemah, kuyu, dan lesu didalam kendaraan tersebut, makin menguatkan pendapatku, bahwa life is hard. Naasnya, aku bukan tipe orang yang mandiri, kemana-mana aku jarang sendiri. sampai kuliah saja, mamaku yang masih setia mengantar-jemputku. Semasa kuliah pun, kalau ada teman yang mengajakku jalan kesuatu tempat saja, aku langsung berpikir 'ah, ntar aku tidak bisa pulang, dan pasti akan menyusahkan mamaku kalau aku minta jemput dia'. Bayangkan, padahal saat itu aku masih di Bandung, Kota yang menurutku more peaceful daripada Jakarta.
Okeh, kebayang kan tipe orang sepertiku ditaruh di Jakarta. Manalagi saat aku mulai berkelana sendiri mendatangi panggilan-panggilan kerja, ditambah lagi rasa kesepian dan kerinduan yang suangat pada suami saat itu. Ditambah pula, aku harus bertanya-tanya pada orang yang tak kukenal mengenai jalur angkutan yang dapat membawaku selamat ke tempat tujuan. Selang seminggu dari panggilan kerja, akhirnya membuahkan hasil juga, ada perusahan konsultasi dan training yang menerimaku. Ya, kerjalah aku. Hari pertama kerja malah pulangnya membawa air mata karena hampir tersesat dijalan. Hehe, parah ya aku.
Besoknya pun sedikit ada sedih dan sedikit berbahagia juga, alat tes kehamilan yang kubeli menunjukkan bahwa aku positif hamil. mengapa sedikit berbahagia? karena aku pikir ini tidak nyata, dan juga kalaupun benar hamil ada perasaaan bersalah juga, karena aku sudah banyak jalan kaki mengarungi Jakarta, apakah bayiku akan baik-baik saja nantinya? Ada semacam rasa was-was juga. Tapi berita ini membuat suamiku senang mendengarnya, juga keluargaku senang.
Yah itulah sepenggal cerita diawal-awal kehamilanku. Oiya, setelah tau bahwa saat itu umur kandungan sudah hampir dua bulan, besoknya langsung aku beli susu hamil, dan kuminum banyak-banyak, menebus rasa bersalahku pada janin, hehe.
Sekarang, aku sudah mulai bisa tegar tinggal di Jakarta :) aku mulai menikmati pekerjaanku.
Oiya, yang paling senangnya lagi adalah, bayiku sudah mulai menendang-nandang perutku :) kuanggap ia temanku saat aku sedang bekerja, maklum memang kerjaku ini sendirian, namanya juga konsultan, kerja di kantor orang, tak punya teman. Mangkanya, bagiku keluarga ketika sampai dirumah adalah sangat berharga. Karena merekalah teman terbaikku.
Akhir-akhir ini aku juga senang mencari resep-resep masakan Indonesia yang mudah dipraktekkan. Suatu saat aku pasti akan jadi Ibu Rumah Tangga, dan harus bisa masak! Suamiku juga orang yang 'rajin' makan, haha, jadi membuatku semangat untuk bisa masak enak.
Salah satu hobiku juga, mencaritahu apakah jenis investasi yang terbaik dijaman sekarang. Anda pasti akan merasakannya setelah hidup berumahtangga. Apalagi yang anda pikirkan ketika anda membentuk sebuah keluarga, kalau bukan investasi / savings. Nanti aku akan share banyak mengenai masalah ini ^_^ see you !

Minggu, 2008 Februari 17

Just Testing...

FYI
Make a blog inspired by Irex & Cyn
Melihat cerita-cerita mereka di blog, sepertinya menarik membuat blog ini.

Hidup ini menurutku ada dua bagian, Kebahagiaan dan Kesedihan. Yang termasuk Kebahagiaan adalah ketika orang itu puas akan kehidupannya, entah jika menurut sudut pandang orang lain hidupnya tidaklah bahagia, tidaklah sesukses orang lain, atau apalah, yang penting ketika seseorang merasa bahwa ia sudah mencapai limit dimana ia telah meraih mimpinya, ya itu namanya Kebahagiaan. Sedangkan, Kesedihan adalah sesuatu kegagalan perasaan, baik itu ia merasa gagal dalam karirnya, gagal mencintai/dicintai, gagal menjadi orang baik, yah pokoknya secara perasaan ia merasa berada di limit bawah ia akan merasa sedih.

Blog ini dibuat apa adanya yang terjadi dalam hidupku (yah, walau ada lah bagian yang disembunyikan). Bukannya tidak mau mempublikasikan, tetapi hanya terlalu indah untuk dilukiskan atau pun terlalu sedih untuk diungkapkan.
Blog ini dapat dibaca oleh semua umur kecuali umur 0-1 tahun mungkin ya hehe...
Blog ini lulus sensor :)